STAIN SAR Menuju Kampus Digital

Diposting pada: 2018-07-04, oleh : EKO RIADY, SH, Kategori: Pembangunan Kampus

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Keulauan Riau akan mengarah ke kampus berbasis digital. Secara perlahan, program digitalisasi di mulai dengan penerapan beberapa aplikasi seperti perbaikan sistem jaringan dan pemanfaatan digitalitasi berkas-berkas, sebagaimana yang dipresentasikan oleh Kasubag Administrasi Umum Keuangan (AUK) Martanto ketika monitoring akualisasi oleh Balai Diklat Keagamaan Kemenang (BDK) Padang, Jumat (29/5).
Dalam presentasinya, Martanto mengatakan program digitalisasi berkas itu dilakukan untuk memudahkan arsipasi dalam sistem administrasi. Berkas-berkas merupakan dokumen penting sehingga perlu pengarsipan yang lebih tertata dan mudah ditemukan saat dibutuhkan.
Menurut Martanto, semua bidang dan yang ada di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri sedang dalam proses digitalisasi, baik di bagian administrasi umum maupun di tingkat jurusan. Ia mencontohkan berkas-berkas yang berhubungan dengan akademik yang mulai dilakukan digitalisasi.
“Nanti berkas itu akan masuk dalam folder tersendiri sehingga akan lebih mudah di akses”, kata Martanto sembari memperlihatkan folder tempat arsip tersimpan saat presentasi di aula Kemenag Bintan.
Selain perihal arsipasi, yang saat ini sedang dikembangkan ialah pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dan sistem administasi seleksi penerimaan mahasiswa secara during. Martanto juga menjelaskan, saat ini proses digitalisasi di STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sedang dilakukan secara bertahap termasuk untuk pengadaan server.
“Karena kampus masih baru, kami baru bisa mengadakan server jaringan. Alhamdulillah sekarang seluruh area di gedung STAIN sudah bisa menikmati internet”, ujar dia lagi.
Program digitalisasi yang dipresentasikan oleh Martanto merupakan bagian dari proyek aktualisasi yang diwajibkan bagi peserta DIKLATPIM BDK Padang. Dalam presentasi itu juga disaksikan langsung oleh Kabag AUAK, H. Imam Subekti, M.Pd.I yang juga bertindak sebagai mentor untuk program aktualisasi. Ia juga berharap program digitalisasi yang dilakukan Martanto bisa berjalan lancar.
Sedangkan menurut keterangan Kasi Diklat Teknis dan Pendidikan Keagamaan BDK Padang, Suarlim menuturkan, kebutuhan program aktualisasi tersebut memang diharapkan bisa memberikan kontribusi di tempat peserta bertugas.
“Tujuan kedatangan kami sekarang ini untuk memantau peserta diklatpim dari Kepri yang berjumlah empat orang ini. Kami berharap program berjalan dengan baik dan dapat membantu satuan kerja masing-masing,” ujar Suarlim yang datang bersama dengan Desi Akhriani sebagai widyaiswara BDK Padang dan Irna Fitriah selaku Penyusun Program Anggaran dan Pelaporan.
Selain Martanto dari STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, perserta yang turut mempresentasikan program aktulasisasinya yakni Muhammad Hasbi dari Kemenag Bintan, Wan Hamzari dari Kemenag Lingga dan Adam Nur dari Kemenag Anambas. Dan turut hadir juga Kepala Kemenag Bintan Muhamad Nasir dan Kepala Kemenang Lingga Edi Batara.

Kunjungi STAIN
Usai mengikuti presentasi di aula Kemenang Bintan, tim monitoring program aktulasisasi DIKLATPIM BDK Padang juga menyempatkan berkunjung ke STAIN Sultan Abdurrahman. Mereka disambut oleh Kabag AUAK H. Imam Subekti,M.Pd.I, Kasubag AUK Martanto dan civitas akadmika lainnya. Menurut Suarlim, kampus STAIN sudah terbilang bagus dan perlu pengembangan yang lebih baik.
“Mudah-mudahan nanti bisa berkembang lebih maju,” ujarnya kepada Kabag AUAK yang mendampinginya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Desi Akhriani usai melihat fasiltas ruangan. Ia juga optimistis STAIN bisa berkembang lebih baik.  ujarnya.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id